Selasa, 13 Desember 2011

Masjid Nabawi, Haji 2008


Senin 22 Desember, saya berkesempatan untuk 'bergeser' dari kota Mekah ke kota Madinah. Untuk pertamakalinya dalam semumur hidup saya dan pertamakali pula selama saya hampir dua bulan di Arab Saudi, mengunjungi dan berziarah di kota Madinah.

Sejak awal saya diingatkan oleh rekan-rekan yang berada di Madinah untuk membawa pakaian hangat, kaos tangan dan tutup kepala dan telinga, karena cuaca yang cukup ekstrim di Madinah. Sesampai di Madinah, Alhamdulillah cuaca yang saya rasakan tidak seperti hari-hari sebelumnya. Rekan-rekan juga mengatakan bahwa kebetulan hari itu beda cuacanya dengan hari-hari sebelumnya yang begitu dingin mencapai delapan hingga 11 derajat Celcius.

Saya menginap di Hotel tempat para petugas Daerah keja (Daker) Madinah menginap. Setelah melepas lelah sejenak sehabis perjalanan Mekah-Madinah yang sekitar tujuh jam, saya langsung menuju Masjid Nabawi, yang berjarak sekitar 500 meter dari hotel saya menginap.

Subhanallah, masjid ini begitu besar, megah dan anggun. Apalagi di malam hari, nampak indah dengan sistem pencahayaan yang sangat bagus. Berdasarkan buku ensiklopedi haji dan umrah, Masjid Nabawi adalah masjid yang pertama sekali dibangun Rasulullah SAW bersama para sahabatnya dan kaum Muslimin di Madinah. Pembangunan dimulai pada Rabiul Awal tahun 1 Hijriah bersamaan pada bulan September tahun 662 Masehi. Jamaah atau pengunjung yang shalat di masjid ini juga tentunya ingin berziarah ke makam Rasulullah SAW.

Posisi makam Rasulullah SAW berada dalam Masjid Nabawi. Di samping makam Rasulullah SAW terdapat makam sahabat Abu Bakar Shidiq dan Umar bin Khatab. Di dalam Masjid Nabawi ini terdapat tempat yang mustajab untuk berdoa yang disebut Raudah. beberapa koleksi berharga peninggalan Rasulullah juga terdapat di dalam masjid ini. Seperti mimbar dan mihrab yang pernah digunakan Rasulullah SAW.

Saat ini luas lantai Masjid Nabawi sekitar 98 ribu meter persegi dan dapat menampung 167 ribu jamaah. Sedangkan lantai atas dapat digunakan untuk shalat seluas 67 ribu meter persegi dan mampu menampung 90 ribu jamaah. Jika pelataran masjid dipenuhi jamaah shalat terutama pada musim haji, maka daya tampung Masjid Nabawi dan pelatarannya sekitar satu juta jamaah.

Terdapat 10 buah menara di masjid ini dengan ketinggian masing-masing 92 meter. Pada setiap puncak menara terdapat ornamen 'bulan sabit' dari bahan perunggu yang dilapisi emas 24 karat dengan tinggi tujuh meter dan berat 4,5 ton. Pada ketinggian 87 meter dipasang sinar laser yang memancarkan cahaya ke arah Mekah yang cahayanya terlihat sampai sejauh 50 kilometer, untuk menunjukkan arah Kiblat. Guna menambah penerangan dan keindahan di dalam masjid lama, terdapat ruang berpilar warna kuning pastel, dipasang 674 lampu kristal yang tidah menyebabkan rasa panas. Lampu-lampu hias ini disusun dengan kerangka dari bahan kuningan berlapis emas.

Untuk pengaturan udara dalam ruangan, dibuat 27 ruang terbuka dengan ukuran masing-masing 18 kali 18 meter. Sebagai atap, dibuat kubah yang dapat dibuka dan ditutup secara elektronik dan juga dapat secara manual. Setiap kubah memilik berat 80 ton terbuat dari kerangka baja dan beton yang dilapis kayu pilihan dengan hiasan relief.

Untuk menyejukkan masjid, dibangun satu unit AC sentral raksasa di atas tanah seluas 70 ribu meter yang terletak tujuh kilometer sebelah barat masjid. Hawa dingin yang dihasilkan AC ini dialirkan melalui pipa bawah tanah yang didistribusikan ke setiap penjuru masjid melalui bagian bawah setiap pilar yang berjumlah 2.104 buah.

Pada bagian tengah Masjid Nabawi terdapat dua ruang terbuka yang setiap ruangan dilengkapi masing-masingnya enam buah payung artistik dan otomatis. Fasilitas lainnya tersedia basement seluas 73.500 meter dan tinggi 4,5 meter yang digunakan untuk menempatkan pusat-pusat pengaturan elektronik, mekanik, sound system serta AC. Untuk mengantisipasi listrik padam, telah disiapkan cadangan pembangkit listrik darurat sebanyak delapan unit yang mampu menghasilkan 2,5 Mega Watt.

Fasilits parkir di masjid ini mampu menampung 4.500 mobil. Juga terdapat toilet sebanyak 2500 unit, tempat wudhu 6.800 pancuran atau kran serta terdapat 650 lokasi tempat minum air dingin.

n osa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar